Panduan ini untuk Anda yang ini menanam anggur di rumah sendiri, cocok untuk pemula! Materinya meliputi ✓ persiapan ✓ pemilihan bibit ✓ tanam dan ✓ panen.


Anggur bagi sebagian kalangan merupakan buah yang mahal dan sulit untuk dibudidayakan.

Salah satu penyebabnya karena kurangnya informasi yang dimiiliki oleh pelaku budidaya.

Lantas bagaimana menumbuhkan anggur di rumah sendiri? Simak langkahnya sebagai berikut.

Syarat Tumbuh Anggur

Sebelum mulai menanam anggur, ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut.

  • Tanam anggur pada tempat yang memiliki kapasitas sinar matahari yang cukup, tidak terhalang bangunan atau benda lainnya. Dalam masa penanaman tanaman anggur baiknya mendapat sinar matahari 8 jam per hari.
  • Cermati suhu musim dan tempat anda menanam tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Anggur dapat tumbuh baik pada suhu 15-35°C.
  • Anggur tumbuh baik hingga ketinggian 1.000 mdpl.
  • Jaga tanaman dari angin.

Cara Menanam Anggur untuk Pemula

cara-menanam-anggur
pexels.com

1. Persiapan Lahan

Sekarang kita dapat mempersiapkan beberapa hal untuk mulai menanam tanaman anggur. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Media Tanam

Menanam anggur memerlukan beberapa proses dan setiap proses memiliki media tanamnya sendiri, diantaranya sebagai berikut:

  • Untuk proses penumbuhan tunas (penyemaian) anda memerlukan polybag, pot, atau bahan daur ulang lain seperti ember/botol plastik sebagai wadah.
  • Campurkan tanah, pupuk kandang, dan pasir (perbandingan 1:1:1).
  • Untuk proses penanaman utama tanaman anggur, dapat menggunakan langsung berupa tanah atau wadah (dapat berupa pot atau polybag) berukuran besar dengan diameter lebih dari 30 cm.
  • Lalu, gemburkan tanah bercampur dengan pupuk kandang dan pasir.
  • Pisahkan tanah dari gulma dan tanaman liar lain.
  • Pastikan tanah dalam kondisi pH yang netral (pH = 7)

Penopang

Ada 2 jenis penopang yang populer.

  1. Model para-para
  2. Model pagar/teralis

Model para-para (atap) biasanya digunakan sebagai hiasan halaman yang teduh.

Sedangkan model pagar atau teralis biasanya digunakan dengan tujuan budidaya. Anda dapat membuat ukuran yang sesuai kebutuhan. Pastikan agar setiap tanaman nantinya mendapatkan sinar matahari yang cukup.

2. Pemilihan Bibit

pemilihan-bibit-anggur
Tokopedia / Akbar Medika Bekasi / Rp 7.900

Selanjutnya setelah mempertimbangkan hal-hal di atas, kita dapat memilih bibit anggur yang sesuai. Berikut ini adalah panduan dalam memilih bibit tanaman anggur.

  • Pilih bibit dari tanaman anggur kualitas tinggi (super) agar hasil yang anda dapatkan adalah yang terbaik.
  • Bibit tanaman anggur mudah didapatkan dengan cara stek batang dengan diameter 1 cm.
  • Memiliki 2-3 ruas dengan panjang 25-30 cm.
  • Tidak memiliki bercak hitam dan memiliki kandungan air (lembab).
  • Pilih varietas yang sesuai dengan pertimbangan sebelumnya. Bibit yang tidak cocok dengan lingkungan anda tidak dapat berbuah atau bahkan tumbuh.

Berikut adalah beberapa jenis varietas unggulan yang ada di Indonesia.

  1. Prabu Bestari
  2. JESTRO AG60
  3. JESTRO AG86
  4. Probolinggo Super
  5. BELGIE/ Kediri Kuning
  6. Bali
  7. Probolinggo Biru 81
  8. JESTRO AG45
  9. JESTRO AG5

Varietas tersebut merupakan varietas unggulan yang dapat anda pilih. Jenis varietas Jestro AG5 merupakan anggur yang paling banyak dan cocok untuk dijadikan minuman wine karena aromanya yang tajam.

3. Penanaman dan Perawatan Bibit

panduan-menanam-anggur

Langkah selanjutnya setelah menemukan bibit yang tepat adalah melakukan penanaman dan perawatan sebagai berikut:

  • Tanam bibit hasil stek pada media semai.
  • Siram setiap hari.
  • Tunggu hingga tunas dan akar baru mulai tumbuh. Ini dapat memakan waktu hingga 2-3 bulan. Setelah itu dapat mulai memindahkan semaian ke media tanam utama.
  • Buat lubang tanam sedalam kurang lebih 20 cm (pastikan akar tertanam dalam). Tanam semaian, pastikan akar dan tunasnya tidak rusak selama proses pemindahan.
  • Siram setiap hari, namun pastikan pula tanaman tidak tergenang.
  • Selagi tumbuh, ikatkan batang kepada penopang setiap pertumbuhan 10 cm. Anda dapat menggunakan tali rafia ataupun plester.
  • Setelah batang utama tumbuh kurang lebih 1 meter, pangkas tunas-tunas kecil agar batang tumbuh lurus ke atas. Kecuali anda ingin agar tanaman anggur menjadi hiasan dan menyebar ke segala arah.
  • Apabila daun terlalu lebat dan menutupi banyak bagian, anda dapat memangkas sebagian darinya (kecuali anda menggunakan anggur sebagai peneduh halaman).
  • Pemberian pupuk dapat dilakukan setelah 3 bulan dan dapat diberikan setiap 3 bulan lainnya. Anda dapat menggunakan pupuk urea dengan dosis secukupnya.
  • Lakukan penyiangan secara rutin terhadap tanaman liar dan gulma.
  • Jika anda menanam di rumah, anda tidak perlu takut akan hama dan penyakit. Pastikan saja tanaman anda terlindung dari hewan pengerat dan lahan dalam keadaan bersih.
  • Cuaca hujan dapat mempermudah perawatan karena anda tidak perlu menyiram lagi.

4. Tahap Panen

panen-anggur
Gambar oleh Jill Wellington dari Pixabay

Setelah melalui proses yang cukup panjang melalui penanaman dan perawatan, kini anggur dapat dipanen dengan panduan sebagai berikut.

  1. Anggur dapat dipanen ketika buah memiliki tekstur yang lunak dan kenyal.
  2. Warna sudah merata pada satu tandam anggur.
  3. Mudah terlepas dari rantingnya.

Adapun caranya yakni:

  • Panen di pagi atau sore hari untuk mengurangi resiko rusak akibat penguapan di siang hari.
  • Hindari menumpuk buah anggur.
  • Hanya panen anggur dalam kondisi baik, buang anggur yang terkena penyakit.

Demikianlah pembahasan mengenai cara menanam anggur, semoga dapat dipraktikkan, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *