Cocok untuk pemula, pelajari dasar budidaya ikan mas disini. Materinya ✓ pembuatan kolam ✓ pemilihan benih ✓ pembesaran ✓ pemijahan dan ✓ panen.


Ikan mas atau di beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan sebutan kancara, tikeu, tombro, raja, rayo, atau ameh seiring waktu mengalami peningkatan permintaan.

Sebagaimana data dari laporan KKP.go.id menunjukkan konsumsi ikan air tawar di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup baik di tiap tahunnya, yakni 5,04%.

Ini merupakan ladang yang bagus bagi Anda untuk memulai budidaya ikan air tawar, salah satunya ikan mas.

Pada artikel ini kami akan membahas beberapa hal mengenai ikan mas, mulai dari karakteristik, perkenalan, jenis, dan cara budidayanya.

Pemahaman mengenai hal umum ikan mas dirasa penting untuk mengenal karakteristik atau sifat dari ikan mas demi kelancaran budidaya Anda nantinya.

Seputar Ikan Mas

cara budidaya ikan mas

1. Jenis-Jenis

Berdasarkan sumber dari buku pengelolaan usaha pembenihan ikan mas oleh Djoko Suseno berasarkan fungsinya terdapat dua jenis ikan mas, yakni konsumsi dan ikan hias.

Ikan Mas Konsumsi

Punten

Ras ikan mas ini pertama kali dikembangkan di Desa Punten. Inilah mengapa disebut dengan nama ikan mas punten.

Ciri-cirinya:

  • Tubuhnya relatif pendek
  • Punggung tinggi
  • Lebih pendek dari ras ikan mas lainnya
  • Warna sisiknya hijau kegelapan
  • Mata agak menonjol
  • Gerakan lambat
  • Bersifat jinak

Sinyonya

Sifat ikan mas ini mudah bertelur dengan jumlah 85.000 hingga 125.000 dengan diameter 0,3 s.d 1,5 mm. Inilah mengapa ras ini disebut sinyonya.

Sinyonya jantan matang pada umur 8 bulan. Sementara itu, betina lebih lama, yakni 18 bulan.

Ciri-cirinya:

  • Badan lebih panjang
  • Punggung pendek
  • Mata kurang menonjol
  • Warna sisiknya kuning muda
  • Bersifat jinak
  • Mudah terlihat di permukaan

Taiwan

Ikan ini diperkirakan berasal dari negara Taiwan.

Ciri-cirinya:

  • Badan lebih panjang dari pada mas punten
  • Punggung tampak membulat, seperti busur
  • Warna sisiknya hijau kekuningan hingga kemerahan.
  • Sifatnya suka mencari makan di permukaan kolam

Merah

Ciri-cirinya:

  • Badan panjang
  • Punggung rendah dan tidak lancip
  • Mata agak menonjol
  • Warna sisiknya merah kekuningan
  • Gerakan lebih gesit dan aktif
  • Sifatnya kurang jinak

Majalaya

Sesuai namanya, ikan ini dikembangkan di Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Ciri-cirinya:

  • Badan lebih pendek
  • Punggung tinggi
  • Moncong tampak lebih pipih
  • Warna sisiknya hijau keabu-abuan. Di bagian tepi tampak lebih hitam
  • Sifanya jinak
  • Biasanya berenang di permukaan air

Ikan Mas Hias

Kancra Domas

Ciri-cirinya:

  • Badannya memanjang
  • Di badan terdapat garis berwarna perak atau keemasan
  • Sisiknya berukuran lebih kecil dan tak beraturan
  • Punggungnya berwarna gelap
  • Warna sisiknya merah tua

Kumpay

cara budidaya ikan mas 2019
Photo by zhengtao tang on Unsplash

Berbeda dari ikan mas biasanya, ikan ini memiliki sirip yang lebih cantk karena menjulur panjang.

Inilah alasan mengapa ikan ini lebih sering dijadikan ikan hias dibanding konsumsi.

Ciri-cirinya:

  • Sirip memanjang dan berumbai
  • Badan memanjang
  • Warna siripnya bervariasi, putih, kuning, merah, atau hijau gelap.
  • Warna sisiknya kekuningan
  • Gerakan aktif
  • Sifatnya kurang jinak
  • Biasa di permukaan air

Kaca

Sisik dari ikan mas ini tampak bening mirip dengan kaca karena bagian ini tidak ditutupi oleh sisik.

Ciri-cirinya:

  • Hanya sebagian badan yang ditutupi sisik
  • Warna sisiknya putih mengkilap
  • Pada linea lateralis terdapat sisik putih mengkilap
  • Ukuran sisiknya beragam dan tak beraturan

Koi

Salah satu ikan mas yang cukup banyak dipelihara di sekitar kita. Ikan mas ini memiliki bentuk yang cukup unik berupa bintik-bintik di sepanjang tubuhnya.

Ciri-cirinya:

  • Badan tampak bulat dan memanjang
  • Warna sisiknya putih, kuning, merah, kuning, dan kombinasi antar warna tersebut
  • Umurnya panjang (hingga 25-30 tahun)
  • Terdapat beberapa jenis, seperti black dragon, maruten kohaku, dainichi showa, blue showa, ginrin showa, dan sebagainya

2. Pakan Ikan

Untuk benih ikan mas biasanya memakan protozoa atau crustacea. Makanan ini dimakan bersama dengan tanaman air.

Sementara untuk ikan mas dewasa makanan yang biasanya digunakan adalah pelet. Alasannya karena mudah didapatkan serta mampu mempercepat pertumbuhan ikan mas.


3. Perkembangbiakan

Ikan mas jantan sudah bisa dipijahkan pada umur 6 bulan.

Untuk memastikannya Anda bisa mengecek sperma dari ikan dengan menekan perut bagian bawahnya, bila ada cairan berwarna putih maka ikan mas jantan siap dipijahkan.

Sementara itu, nila betina ditandai dengan perut yang bengkak ke bagian belakang.

Pembudidaya biasanya memilih indukan jantan dengan berat 0,5 kg, sedangkan betina 2 s.d 3 kg.


Cara Budidaya Ikan Mas

kolam ikan mas
Gambar oleh Kenet Tesalona dari Pixabay

1. Pembuatan Kolam

Dalam budidaya ikan mas ada 4 jenis kolam yang sebaiknya dibuat sesuai dengan fungsi masing-masing.

Mengapa perlu 4 jenis kolam?

Karena ikan mas memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dari ikan biasanya yang cukup dengan 1 kolam saja.

Adapun membangun 4 jenis kolam ini supaya hasil dari budidaya nantinya lebih baik dan berkualitas.

Kolam Pemijahan

Pemijahan merupakan proses mengawinkan induk jantan dan betina. Pada kolam inilah terjadi pembuatan telur oleh sperma jantan.

  • Untuk ikan mas, kolam pemijahan harus memiliki sirkulasi air yang baik. Sirkulasi berupa pergantian air secara berkelanjutan.
  • Selain itu, ikan mas juga membutuhkan rerumputan di bagian bawah kolam guna menempelkan telur-telur yang telah dibuahi oleh jantan.
  • Jadi, pada kolam ini Anda mempersiapkan sirkulasi air yang baik serta rerumputan di bagian bawah.

Kolam Pendederan

  • Setelah telur menetas dan benih telah berumur 5-7 hari saatnya dipindahkan pada kolam pendederan.
  • Tujuan dari kolam pendederan adalah membesarkan benih-benih hingga dipindahkan pada kolam pembesaran nantinya.

Kolam Pembesaran

  • Setelah benih berukuran 5 s.d 8 cm, pindahkanlah ikan mas ke kolam pembesaran hingga siap panen.
  • Ukuran dari kolam pembesaran biasanya 1-2 ekor per meternya untuk kolam air tenang sementara 30-60 ekor per meternya untuk kolam air deras.

Kolam Pemeliharaan Induk

  • Setelah benih-benih tumbuh menjadi ikan dewasa, selain dipanen Anda bisa memilah mana yang akan dijadikan induk untuk dipijahkan.
  • Bagi ikan jantan kolam ini digunakan untuk mematangkan gonadnya.

2. Memilih Benih

panduan ternak ikan mas
Gambar oleh gemmiti dari Pixabay

Benih ikan mas yang baik biasanya ditandai dengan sifatnya yang lebih aktif dan gesit. Ukuran ideal untuk benih yang siap didederkan adalah 5 s.d 8 cm.


3. Penebaran Benih

  • Setelah benih Anda dapatkan, mulaikan melakukan penebaran/pendederan pada kolam pembesaran.
  • Sebaiknya penebaran ini dilakukan pada pagi atau sore hari untuk mengurangi stress dari benih ikan.
  • Benih ikan mas yang masih berada di dalam kantong plastik berisi oksigen tersebut dibiarkan di atas kolam barunya selama 15-20 menit.
  • Setelah itu, mulailah buka plastik dan campur perlahan antara air kolam dengan air di plastik.
  • Kemudian, perlahan masukkan benih ikan mas ke dalam kolam.

TIndakan ini dilakukan supaya ikan tidak stress karena perubahan lingkungan dan suhu.

4. Pemeliharaan & Pembesaran

budidaya ikan mas 2019
Image by Jamie Nakamura from Pixabay
  • Pada saat benih berukuran 4 s.d 6 cm, berikan pakan berupa dedak yang dicampur dengan tepung ikan, cacing sutera, atau ampas tahu.
  • Setelah berumur 4 s.d 6 bulan ikan mas sudah menjadi ikan dewasa yang siap dikonsumsi.
  • Pada saat ini naikkan makan berupa pelet dengan protein 40% guna mempercepat pertumbuhan dari ikan mas.

5. Pemilihan Induk & Pemijahan

Selain untuk panen, pilihlah ikan mas yang siap menjadi indukan.

Budidaya Ikan Mas 7

Ambillah jantan dan betina dengan perbandingan 1:1, satu jantan untuk satu betina.

  • Pada ikan mas jantan kematangan ditandai dengan keluarnya cairan putih pada saat perutnya kita tekan.
  • Sementara itu, ikan mas betina akan tampak perut yang lebih besar di bagian bawahnya.
  • Umur dari indukan yang idealnya 1,5 s.d 3 tahun.

6. Panen

Budidaya Ikan Mas 9

Proses selektif sangat diperlukan pada proses panen.

Bila ada berat ikan mas yang kurang sesuai dengan standar, masih ada potensi untuk membesarkan ikan mas tersebut.

Biasanya berat ikan mas untuk panen, yakni 300 s.d 400 gram per ekornya.


Demikianlah pembahasan mengenai ciri-ciri, jenis, dan cara budidaya ikan mas.

Semoga bermanfaat dan usaha budidaya Anda sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *